HaHaHaHaHa

SELAMAT DATANG DI
" GUDANG ILMU GIGI "
ENJOY n FUN
NIKMATI ILMU YANG KAMI SAJIKAN

Rabu, 28 Maret 2012

Artikulator

Artikulator
            Artikulator adalah alat mekanis yang menggambarkan sendi TMJ dan bagian rahang yang mana model RA dan RB dilekatkan/ dipasangkan. 

Pembagian artikulator:
1. Nonadjustable artikulator
            Nonadjustable artikulator membuka danmenutup disekitar horizontal axis yang sudah/ telah di fixedkan, elemen condilar normalnya dilekatkan pada bagian atas dari artikulator dan berputar di dalam groove dan 1 lubang di dalam bagian bawah dari artikulator. Pada artikulator non adjustable ini mempunyai “fixed condilar path” disekitarnya yang mana condylar element di gerakkan untuk menstimulasigerakan rahang lateral dan protrusive. “Condylar path” diset dengan sudut  yang di fixed, sehinga instrumennya menjadi tidak dapat dia atur lagi.
            Beberapa instrumen ini juga mempunyai insisal giude pins yang “rest” pada “:inclined plate”. Namun tidak dapat diatur lagi karena inklinasi dari plate ini fixed non adjjustabble artikulator mungkin/ biasanya digunakan dalam pembuatan dari relativey simple removable partial denture yang mana hanya beberapa gigi posterior yang digunakan dan adanya caninus disokklusi dan juga dapat digunakan pada aplikasi khusus


2. Semi adjustable artikulator
            Semua artikulator semi adjustable memilki jalur adjustable kondilar horizontal, jalur adjustable condilar lateral dan table adjustable insisal guide. Range dan ketelitian adjusment ini bisa berubah-ubah, tapi artikulator ini dapat disesuaikan untuk mengikuti pergerakan mandibula pasien.
            Instrumen pada kkelas ii menunjukkan jarak adjustable intercondylar. Elemen kondilar untuk instrument ini bisa digerakkan ke arah medial atau lateral kurang lebih seperti jarak intercondilar pasien, adjusment ini mengintrol “art” oleh cusp gigi geligi selama pergerakan mandibula. Ketepatan adjusment memberikan penempatan yang lebih tepat/akurat dari cusp maxila dan mandibula serta meminimalkan gangguan cuspal pada pergerakan eccentric.
            Artikulator ini lebih kurang tepat memberikan posisi mandibula yang mendekati posisi sebenarnya, tapi tidak benar-benar tepat/ akurat dari cusp, instrument ini diatur secara prinsipal dari record penempatan hubungan rahang. Artikulator Hanau disesuaikan menggunakan record hubungi rahang protrusive, record protrusive memperbolehkan praktisis untuk menentukan sudut horizontal condilar. Sudut ini ditentukan dengan mengobservasi kecocokan “casts” ke dalam rocord protrusive setting lateral condilar ditentukan menggunakan formula.
            Guidance horizontal dan lateral condylar dari artikulator whip-mix disesuaikan menggunakan record hubungan lateral rahang. Komponen klinis dari procedur ini disempurnakan dengan introducing suatu recording medium dari kemudian memandu pasien pada penutupan lateral. Pasien tetap berada pada posisi ini hingga mencapai recording medium dari ketepatan yang diinginkan recording medium kemudian dipindahkan dari mulut dan diseimangkan sesuai kebutuhan. Pada tahap ini record lateral diposisikan diantara “casts” dan artikulasi digerakkan ke posisi lateral. Element condilar pathkemudian diputar kedalam posisi kontak yang benar dengan condilar ball dan dikunci dalam posisi tersebut, prosedur ini kemudian diulang untuk sisi lawan..
            Artikulator bisa dibagi ke dalam subdivisi berdasarkan pada konfigurasi elemen kondilarnya. Pada beberapa artikulator, kondil dilekatkan pada member bawah (lower member) seperti pada kondisi sebenarnya. Instrumen jenis in disebut aicon artikulator (artikulator dan kondil) artikulator lainnya menunjukkan kondil pada bagian upper member instrumen, artikulator ini disebut non aicon artikulator.
            Keuntungan utama dari suatu aicon articulator akan tampak jika suatu pemeriksaan hubungan antara cast maxila dan elemen-elemen yang dibuat memandu horizontal condilar ketika menggunakan suatu aicon articulator, hubungan antara bidang oklusal dan horizontal condilar guidance tetap konstan pada pembukaan dan penutupan instrumen ini serupa dengan situasi yang diobservasi dalam sistem pengunyahan manusia.
            Ketika digunakan instrumen non aicon pembukaan dan penutupan instrumen mempengaruhi hubngan antara cast maxila dan horizontal condilar guidance, perubahan ini dapat mempengaruhi faktor oklusal dan menyebabkan kesulitan uuntuk practisioner dan teknik lab suatu arcon artikulator harus digunakan sesering mungkin.

3. Highly adjustable artikulator
            Highly adjustable artikulator merupakan artikulator yang dapat diatur highly ajustable instrumen membutuhkan ketelitian dari transverse axis dan beberapa membentuk 3 dimensi catatan. Dalam penggunaanya adjustable ini praktisioner harus memepertimbangkan waktu yang berhubungan dengan prosedur diagnostik, lokasi dari tyransvers axis. Perkembangan pantografik tracing dan program dari artikulator. Faktor-faktor ini harap dipertimbangkan terhadap keuntungan potensial penggunaan instrumen yang lebih sophisticated.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar